Menurutsifat pembuatan atau pembentukkan hutan, hutan dibagi menjadi dua, yakni hutan alam dan hutan buatan. Natural forest atau hutan alam adalah hutan yang terbentuk secara alami atau murni dari alam, tanpa adanya campur tangan manusia. Sedangkan, hutan buatan adalah hutan yang sengaja dibuat oleh manusia atau juga disebut (man made forest). Hutanalam tropis yang masih utuh mempunyai jumlah spesies tumbuhan yang sangat banyak. Hutan di Kalimantan mempunyai lebih dari 40.000 spesies tumbuhan, dan merupakan hutan yang paling kaya spesiesnya di dunia. Di antara 40.000 spesies tumbuhan tersebut, terdapat lebih dari 4.000 spesies tumbuhan yang termasuk golongan pepohonan besar dan penting. Meskipunbegitu, hutan jenis ini tetap akan memenuhi fungsinya sebagai salah satu bagian dari pemenuhan siklus kebutuhan manusia. Melalui artikel ini kami akan membahas tentang hutan buatan. Kami akan memberikan beberapa contoh hutan buatan yang bisa anda kenali. Terdapat 3 jenis hutan buatan yang bisa dengan mudah ditemui sekalipun di daerah kota. memprediksikanlama dan intensitas curah hujan yang terdapat di suatu wilayah b. kegiatan konservasi di wilayah hulu untuk mencegah banjir akibat penebangan hutan c. mengidentifikasi jenis tanaman pangan yang terdapat di lahan pertanian d. melakukan analisis tentang persebaran sumber daya alam e. menganalisis wilayah yang rawan terhadap bencana Sebab hutan ini membentang di daerah tropis hingga subtropis dengan garis lintang 10°LU - 10°LS dan rata-rata suhu berkisar 23° - 31° celsius. Selain di Indonesia, hutan yang juga dikenal dengan nama hutan basah ini banyak berada di daerah aliran sungai Amazon-Orinoco, Amerika Tengah, Asia Tenggara, Papua Nugini, dan Kongo, Afrika. Mengalokasikandana ke sektor pelestarian lingkungan seperti penghijauan, pembuatan taman atau hutan di tengah kota, penanaman bakau di daerah pantai dan sebagainya. Bahan Ajar Mata Kuliah Pencemaran Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat UNSRAT Manado 56 Akhirnya, "kepak-kepak kecil jutaan kupu-kupu mampu menghasilkan badai gurun". Ituseperti di daerah pantai dan hampir di seluruh Indonesia, Sumatera, Papua, Kalimantan, hingga Jawa. 15. Tanah Mergel. Tanah mergel ini juga berasal dai kapur. Tapi kapurnya bercampur dengan berbagai bahan lain yang membedakan, seperti pasir. Tanah ini terbentuk dari batuan kapur, pasir, dan tanah liat. Banyak terdapat mineral dan air di xEG6B. Hutan merupakan sebuah daerah dengan tumbuhnya pohon yang sangat banyak, dimana di daerah tersebut terdapat banyak sekali spesies baik tumbuhan maupun hewan. Hutan juga merupakan penyumbang oksigen terbesar di bumi yang dikenal dengan sebutan paru-paru bumi, dimana oksigen ini bisa digunakan manusia untuk proses pernapasan. Selain itu hutan juga berfungsi untuk mencegah banjir dengan cara menyerap air menggunakan akar pohon. Berikut adalah 7 daerah penghasil hutan terbesar di Indonesia. 1. Papua hektar Papua merupakan salah satu pulau terbesar di Indonesia yang berada di bagian Indonesia Timur dan juga sebuah Provinsi dengan Ibukotanya bernama Jayapura. Di Papua masih banyak daerah yang belum dijamah oleh tangan manusia sehingga membuat pulau yang satu ini memiliki luas hutan yang sangat besar dan menjadikannya sebagai daerah dengan hutan terbesar di Indonesia. Tidak hanya di Indonesia, namun Papua juga merupakan salah satu daerah dengan penghasil hutan terbesar di dunia. Luas hutan di Papua sendiri mencapai hektar. Dengan luas hutan sebesar itu membuat Papua dijuluki sebagai salah satu paru-paru dunia. 2. Kalimantan Timur hektar Kalimantan Timur merupakan sebuah Provinsi yang berada di Pulau Kalimantan dan berbatasan langsung dengan Negara Malaysia. Kalimantan Timur masuk kedalam Zona Waktu Indonesia Tengah WITA dan juga memiliki hutan yang sangat luas karena belum terlalu banyak pembangunan di Pulau Kalimantan. World Fund for Nature memasukan 4 hutan yang ada di Pulau Kalimantan sebagai wilayah ekoregion karena wilayah tersebut merupakan hutan hujan. Salah satu hutan yang dipilih dari 4 hutan yang ada di Pulau Kalimantan tersebut berada di Provinsi Kalimantan Timur atau lebih tepatnya di sebuah hutan yang dinamakan Jantung Borneo. Bahkan menurut World Fund for Nature hutan hujan di Pulau Kalimantan ini lebih tua dibandingkan dengan Hutan Amazon yang berada di Brazil. Luas hutan di Kalimantan Timur sendiri mencapai hektar. 3. Kalimantan Tengah hektar Kalimantan Tengah merupakan salah satu daerah penghasil hutan terbesar di Indonesia yang berada di Pulau Kalimantan selain Kalimantan Timur. Provinsi dengan Ibukota Palangkaraya ini memiliki sebuah hutan rawa gambut yang menjadi rumah bagi berbagai flora dan fauna di Pulau Kalimantan, dimana hutan tersebut dijadikan Taman Nasional Sabangau oleh pemerintah setempat. Luas hutan yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah mencapai hektar dan menjadikannya sebagai daerah dengan hutan terbesar kedua di Indonesia setelah Papua. Selain hutan terdapat beberapa perkebunan di Kalimantan Tengah seperti perkebunan sawit dan karet. 4. Kalimantan Barat hektar Kalimantan Barat merupakan salah satu Provinsi yang berada di Pulau Kalimantan dengan Ibukota Pontianak. Luas wilayah Kalimantan Barat adalah km dengan luas hutan mencapai hektar atau sekitar km. Hutan di Provinsi Kalimantan Barat ini masih bersambung dengan beberapa hutan dari Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur. Dari hutan di ketiga Provinsi tersebut menghasilkan sebuah hutan yang sangat luas dan juga sekaligus menjadi paru-paru bumi yang menghasilkan banyak sekali oksigen yang dibutuhkan oleh umat manusia. Di Kalimantan Barat sendiri terdapat sebuah hutan yang dijadikan Taman Nasional bernama Betung Kerihun. Taman Nasional Betung Kerihun ini masuk kedalam kategori hutan tropis dan sekaligus menjadi rumah bagi banyak sekali flora, bahkan beberapa diantaranya adalah flora dengan spesies endemik. 5. Riau hektar Riau merupakan sebuah Provinsi yang berada di sebelah timur Pulau Sumatera dan berbatasan langsung dengan Selat Melaka. Terdapat beberapa jenis hutan yang ada di Provinsi Riau mulai dari hutan mangrove, hutan produksi, hutan cagar alam, dan hutan konversi, dimana semua jenis hutan tersebut bisa ditemukan di Kabupaten Siak. Sedangkan ada dua jenis hutan lainnya yang berada di Kabupaten Kampar. Kedua hutan tersebut adalah hutan adat yang sangat dijaga oleh masyarakat setempat karena didalamnya terdapat tanaman kulim yang menjadi ciri khas dari hutan di Pulau Sumatera. Dari keseluruhan hutan tersebut jika ditotalkan maka luas hutan di Riau mencapai hektar. 6. Sulawesi Tengah hektar Sulawesi Tengah merupakan sebuah Provinsi yang berada di Pulau Sulawesi dengan Ibukotanya adalah Palu. Provinsi ini memiliki luas hutan mencapai hektar dan menjadi salah satu daerah di Indonesia yang memiliki hutan terbesar. 7. Maluku hektar Maluku adalah sebuah Provinsi yang berada di sebelah timur Indonesia. Dengan luas hutan yang mencapai hektar membuat Maluku menjadi daerah penghasil hutan terbesar di Indonesia yang terakhir. Kekayaan alam Maluku membuat daerah ini menymbang pendapatan negaradari sektor perhutanan. Temukan lebih banyak konten terkait dengan Kekayaan Alam atau konten menarik lain di Lima Kilo Daerah Penghasil Gerabah Terbesar di indonesia Daerah Penghasil Gas Alam di indonesia Daerah Penghasil Garam terbesar Daerah Penghasil Fiberglass Connection timed out Error code 522 2023-06-15 045106 UTC What happened? The initial connection between Cloudflare's network and the origin web server timed out. As a result, the web page can not be displayed. What can I do? If you're a visitor of this website Please try again in a few minutes. If you're the owner of this website Contact your hosting provider letting them know your web server is not completing requests. An Error 522 means that the request was able to connect to your web server, but that the request didn't finish. The most likely cause is that something on your server is hogging resources. Additional troubleshooting information here. Cloudflare Ray ID 7d78316f4b470e34 • Your IP • Performance & security by Cloudflare Pengertian hutan atau definisi hutan yang diberikan Dengler adalah suatu kumpulan atau asosiasi pohon-pohon yang cukup rapat dan menutup areal yang cukup luas sehingga akan dapat membentuk iklim mikro yang kondisi ekologis yang khas serta berbeda dengan areal luarnya Anonimous 1997. Hutan adalah suatu areal yang luas dikuasai oleh pohon, tetapi hutan bukan hanya sekedar pohon. Termasuk didalamnya tumbuhan yang kecil seperti lumut, semak belukar dan bunga-bunga hutan. Di dalam hutan juga terdapat beranekaragam burung, serangga dan berbagai jenis binatang yang menjadikan hutan sebagai habitatnya. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan Macam Hutan di Indonesia dan Penjelasanya Jenis-jenis Hutan Berdasarkan Fungsinya Berdasarkan fungsinya hutan dibedakan menjadi Hutan Lindung Hutan Lindung adalah hutan yang berfungsi menjaga kelestarian tanah dan tata air wilayah. Hutan Suaka Alam Hutan Suaka alam adalah kawasan hutan yang karena sifat-sifatnya yang khas diperuntukan secara khusus untuk perlindungan alam hayati atau manfaat-manfaat yang lainnya. Hutan suaka alam terdiri dari Cagar alam dan Suaka margasatwa. Cagar Alamiah kawasan suaka alam yang keadaan alamnya mempunyai kekhasan tumbuhan, satwa dan ekosistem atau ekosistem tertentu yang perlu dilindungi dan perkembangannya berlangsung secara alami. Suaka margasatwa ialah kawasan suaka alam yang mempunyai cirri khas berupa keanekaragaman atau keunikan jenis satwa yang untuk kelangsungan hidupnya dapat dilakukan pembinaan terhadap habitatnya. Hutan Wisata Hutan Wisata adalah hutan yang diperuntukan untuk dibina dan dipelihara guna kepentingan pariwisata atau wisata baru. Hutan wisata terdiri dari Taman Wisata, Taman Baru dan Taman Laut. Taman Wisata adalah hutan wisata yang memiliki keindahan alam baik keindahan nabati, keindahan hewani, maupun keindahan alamnya sendiri yang mempunyai corak khas yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan rekreasi dan kebudayaan. Taman Baru adalah hutan wisata yang didalamnya terdapat satwa baru yang memungkinkan diselenggarakannya perburuan secara teratur bagi kepentingan rekreasi. Taman Laut adalah laut kawasan lepas pantai atau laut yang masih di dalam batas wilayah laut Indonesia yang di dalamnya terdapat batu-batuan kosong atau biota. Di kawasan ini terdapat ekosistem dan keindahan khusus yang keadaan alamnya secara fisik tidak mengalami perubahan yang diakibatkan karena perbuatan manusia. Contoh taman laut adalah taman laut bunaken Sumatra Utara. Hutan Produksi Hutan Produksi berfungsi sebagai penghasil kayu atau non kayu, seperti hasil industri kayu dan obat-obatan. Berdasarkan Jenis Pohonnya Menurut jenis pohonnya, hutan dapat dibedakan menjadi Hutan Heterogen Hutan Heterogen adalah hutan yang ditumbuhi oleh berbagai macam pohon, misalnya hutan rimba. Biasanya di daerah tropic yang banyak hujannya seperti di Amerika Tengah dan Selatan, Afrika, Asia Tenggara dan Australia Timur Laut pohon-pohonnya tinggi dan berdaun lebar. Di Indonesia hutan Heterogen antara lain terdapat di pulau Jawa, Sumatra,Kalimantan dan Irian Jaya. Hutan Homogen Hutan Homogen adalah hutan yang ditumbuhi oleh satu macam tumbuhan. Pada umumnya hutan homogen dibuat dengan tujuan tertentu, misalnya untuk reboisasi, penghijauan, atau keperluan perluasan industri. Contoh hutan homogen antara lain hutan jati dan hutan pinus. Berdasarkan Proses Terjadinya Menurut terjadinya atau terbentuknya hutan dibedakan menjadi dua, yaitu hutan asli atau hutan alam dan hutan buatan. Hutan Asli adalah hutan yang terjadi secara alami, misalnya hutan rimba. Hutan Buatan adalah hutan yang terjadi karena dibuat oleh manusia. Biasanya hutan ini terdiri dari pohon-pohon yang sejenis dan dibuat untuk tujuan tertentu. Khusus untuk hutan mangrove hutan bakau kebanyakan merupakan hutan alami, namun ada juga hutan mangrove yang sengaja dibuat oleh manusia untuk menanggulangi pantai dari bahaya yang ditimbulkan oleh gelombang atau arus laut. Berdasarkan Tempatnya Untuk daerah tropik yang memiliki curah hujan tinggi, hutan dapat tumbuh di berbagai tempat, sehingga hujan tersebut dinamai berdasarkan tempat tumbuhnya. Contoh hutan menurut tempatnya adalah hutan rawa, hutan pantai dan hutan pegunungan. Berdasarkan Iklimnya Berdasarkan iklimnya, hutan dibedakan menjadi Hutan Hujan Tropis Hutan hujan tropis terdapat di daerah tropic basah dengan dengan curah hujan tinggi dan terbesar sepanjang tahun. Hutan hujan tropis antara lain terdapat di Amerika Tengah danSelatan, Australia timur Laut, Afrika dan Asia Tenggara. Ciri khas dari tumbuhan-tumbuhan yang terdapat di hutan hujan tropis adalah ukuran pohon yang tinggi, berdaun lebar, selalu hijau dan jumlah jenis besar. Hutan ini kaya akan hewan Vertebrata dan Invertebrata. Hutan Musim Tropik Hutan ini terdapat di daerah tropic beriklim basah, tetapi mempunyai musim kemarau yang panjang. Biasanya pohon-pohon di hutan musim tropic menggugurkan daunnya pada musim kemarau. Hutan musim tropik banyak terdapat di kawasan India dan Asia Tenggara, termasuk juga Indonesia. Hutan Hujan Iklim Sedang Hutan hujan iklim sedang adalah hutan raksasa yang terdapat di Australia dan sepanjang pantai Pasific di Amerika Utara dan California sampai negara bagian Washington. Hutan hujan iklim sedang di Australia merupakan hutan dengan pohon-pohon tertinggi di dunia. Hutan Pegunungan Tropik Hutan jenis ini mirip dengan hutan hujan iklim sedang, namun struktur dan karakteristik lainnya sangat berbeda. Hutan Hujan Iklim Sedang yang selalu hijau Terdapat di daerah beriklim sedang. Hutan jenis ini tersebar di Amerika Serikat dan Eropa yang beriklim kontinen. Hutan Gugur Iklim Sedang Hutan ini terdapat didaerah dengan iklim kontinen sedang namun agak basah dengan musim hujan di musim panas dan dengan musim dingin yang keras. Pohon-pohon yang dominant adalah pohon-pohon yang berdaun lebar yang menggugurkan daunnya dimusim dingin. Hutan ini banyak tersebar di kawasan Amerika Serikat, Eropa, Asia Timur, Chile dan Amerika Tengah. Taiga Taiga terdiri dari jenis-jenis conifer yang tumbuh di tempat terdingin dari daerah iklim hutan. Taiga terbesar terdapat di Amerika Utara, Eropa dan Asia. Hutan Lumut Hutan lumut adalah komunitas pegunungan tropik yang memilki struktur yang berbeda dengan taiga. Hutan lumut terdapat di daerah yang memilki ketinggian 2500 m. pohon-pohonnya kerdil dan juga ditumbuhi lumut dan lumut kerak. Sabana Sabana adalah padang rumput tropis yang diselingi pohon-pohon besar. Umumnya sabana merupakan daerah peralihan antara hutan dan padang rumput. Sabana antara lain terdapat di Australia dan Brasilia. Gurun Gurun adalah wilayah daratan yang tidak ada tumbuhan kecuali beberapa jenis kaktus. Berdasarkan Tujuannya Menurut jenisnya hutan digolongkan menjadi Hutan Konservasi dan Taman Nasional Hutan Produksi Terbatas dan Hutan Produksi Tetap Hutan Lindung Hutan Konversi Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan 12 Dampak Kebakaran Hutan Yang Sangat-Sangat Merugikan Sekali Manfaat Hutan Bagi Manusia Sepertiga dari daratan planet kita tercinta terdiri dari rerimbunan hutan yang memberikan dukungan pada milyaran manusia beserta spesies-spesies lain yang tak terhitung yang tinggal di Bumi ini. Namun, luasan ini terus terancam dan semakin menyempit setiap tahunnya karena eksploitasi berlebih manusia. Berdasarkan data PBB, setiap tahunnya manusia bertanggungjawab atas deforestasi sebanyak 32 juta are. Padahal, hutan sangat vital fungsinya bagi kita. Di antara sekian banyak manfaat hutan, berikut adalah sepuluh di antaranya. Paru-paru Dunia Hutan menghasilkan oksigen dan menyerap karobondioksida dalam proses fotosintesis. Sebuah pohon berdaun dewasa saja dalam satu musimnya bisa menghasilkan oksigen untuk dihirup 10 orang manusia dalam setahun. Selain itu, hutan juga mampu memurnikan udara. Pepohonannya membersihkan polusi udara bukan hanya dari CO2 saja, namun juga gas-gas berbahaya lainnya, termasuk karbon monoksida, SO2, dan NO2. Menjaga Keseimbangan Ekosistem Hampir setengah dari spesies-spesies hewan dan tumbuhan yang telah teridentifikasi tinggal di hutan. Hutan hujan tropis terutama sangat kaya dengan biodiversitas, termasuk kera-kera langka hingga burung-burung endemik. Namun, hutan-hutan lain pun demikian, merupakan sebuah ekosistem penuh dengan kehidupan. Serangga dan cacing membuat tanah bernutrisi, lebah-lebah dan burung menyebarkan bibit dan serbuk sari, serta hewan-hewan pemangsa seperti serigala dan kucing-kucing besar menjaga jumlah herbivora tetap seimbang. Bukan hanya itu, 300 juta orang hidup di hutan-hutan di seluruh dunia, termasuk 60 juta suku asli yang bertahan hidup mengandalkan hutan. Penurun Temperatur Bumi Dengan kanopi-kanopinya, pepohonan juga menciptakan oase yang vital berupa area teduh. Pepohonan dan hutan kota bisa membuat kota menjadi lebih sejuk. Sedangkan, hutan-hutan yang lebih besar bisa meregulasi temperatur di area yang lebih luas pula. Selain itu, pepohonan juga punya cara lain untuk melawan panas dengan menyerap CO2 yang mempercepat laju pemanasan global. Mendatangkan Hujan Hutan-hutan yang luas bisa mempengaruhi pola cuaca regional dan bahkan menciptakan iklim mikronya sendiri. Hutan Amazon, contohnya, bisa menghasilkan kondisi atmosferik yang bukan hanya bisa membantu menghadirkan curah hujan reguler di sekitarnya, namun hingga sampai Great Plains Amerika Utara pula. Mencegah Banjir Akar pepohonan adalah kunci penting yang mencegah banjir saat hujan lebat, terutama di area-area rendah seperti dataran sekitar sungai. Pepohonan hutan membantu tanah menyerap lebih banyak air, serta mengurangi tanah yang lepas dan kerusakan dengan memperlambat aliran. Selain itu, hutan juga melindungi ekosistem di bawahnya. Air badai di jaman modern ini semakin banyak mengandung bahan-bahan kimia berbahaya, mulai dari pupuk, minyak tanah, hingga pestisida. Mengisi Aquifer Hutan bak spons besar yang menyerap air hujan alih-alih membiarkannya langsung mengalir di daratan, namun tak semuanya bisa terserap. Air yang mengalir melewati akarnya akan turun ke dalam akuifer, mengisi kembali air tanah yang penting untuk minum, sanitasi, dan irigasi. Menahan Tanah dan Membersihkan Polutan Akar pepohonan menstabilkan tanah, menahan pondasi ekosistem tersebut sehingga tak terjadi erosi ketika air mengalir. Erosi tanah bisa menyebabkan hal-hal buruk seperti tanah longsor dan badai debu. Selain menahan tanah, hutan juga menggunakan phytoremediation untuk membersihkan polutan-polutan tertentu. Pepohonan bisa mengurai racunnya sehingga menjadi tidak terlalu berbahaya. Sumber Makanan dan Obat-obatan Hutan bukan hanya menghasilkan buah-buahan, kacang-kacangan, dan bebijian, namun tanahnya adalah tempat tumbuhan-tumbuhan seperti jamur dan beri tumbuh, serta tempat tinggal hewan-hewan bisa dimakan seperti ayam, kalkun, dan rusa. Hutan juga tempat banyak obat-obatan alamiah bisa kita temukan. Obat asma Theophylline hadir dari pohon cokelat, sedangkan sekitar 70% tanaman yang dikenal memiliki properti anti-kanker hanya tumbuh di hutan hujan. Sumber Bahan Mentah Terbarukan Akan ada di mana peradaban manusia seandainya kita tidak pernah mengenal kayu-kayuan dan damar? Sejak awal peradaban, kita telah lama bergantung pada sumber daya alam terbarukan ini untuk membuat segalanya, mulai dari kertas, rumah, hingga kerajinan-kerajinan tangan. Pemanfaatan hutan di sisi lain sering berujung pada penggundulan akibat eksploitasi keterlaluan. Untungnya, kini telah semakin banyak digalakkan kehutanan terbarukan dengan metode-metode yang bertanggungjawab. Karena itu, hutan secara langsung juga memberi pekerjaan pada banyak orang di seluruh dunia. Menurut data PBB, lebih 10 juta manusia di dunia ini bekerja di bidang yang berhubungan dengan konservasi kehutanan. Data ini belum termasuk mereka yang menjual hasil hutan sebagai bahan baku produksi. Sarana Wisata Keindahan alam mungkin adalah salah satu manfaat hutan yang paling terasa bagi kita. Perpaduan antara keteduhan, kehijauan, dan kedamaian yang ditawarkan hutan membuat banyak orang bahagia menghabiskan waktu di dalamnya untuk melepas penat dari kehidupan rutin yang membosankan. Ketertarikan bawaan kita terhadap hutan ini adalah bagian dari fenomena yang dinamakan biofilia, yang kini masih dalam tahap awal penelitian ilmiah. Paparan terhadap hutan bisa meningkatkan kreativitas, menekan ADHD, mempercepat penyembuhan, dan mendorong meditasi dan pikiran lebih fokus. Bahkan, hutan juga bisa membuat umur hidup kita lebih panjang. Manusia dan makhluk hidup lainnya yang hidup di dunia sangat membutuhkan udara untuk bernafas. Tanpa adanya udara manusia dan makhluk hidup lainnya tidak akan bisa bertahan hidup lama bahkan dalam waktu yang singkat. Udara merupakan salah satu jenis sumber daya alam yang sangat vital keberadaannya bagi makhluk hidup. Bahkan udara merupakan sumber daya alam yang paling dibutuhkan oleh makhluk hidup untuk bertahan hidup dalam jangka waktu di BumiUdara yang ada di Bumi ini mengandung berbagai jenis gas yang mana masing- masing gas tersebut mempunyai sifatnya masing- masing. Beberapa gas mempunyai sifat yang positif atau mempunyai banyak manfaat, namun beberapa gas lainnya mempunyai sifat negatif bagi makhluk hidup. Namun gas- gas ini akan memunculkan reaksi negatifya ketika jumlah gas tersebut sudah gas tersebut dalam jumlah atau kadar yang normal, maka tidak akan mendatangkan suatu dampak negatif yang berarti baca cara menjala kelestarian udara. Salah satu gas yang mempunyai sifat positif atau mendatangkan manfaat bagi manusia adalah Okisgen. Oksigen di Bumi diproduksi oleh pepohonan yang ada di Bumi melalui proses fotosintesis yang berlangsung pada pagi atau siang hari. Maka dari itu ketika kita berada di bawah pohon saat siang hari, lebih terasa sejuk daripada tidak di bawah pohon. Sebaliknya, ketika malam hari pohon akan menghasilkan karbondioksida dan menyerap pohon bagi udara Pohon merupakan makhluk hidup yang sangat bermanfaat. Ada banyak sekali manfaat dari pohon yang akan kita dapatkan, tidak hanya bagi manusia namun juga bagi kesehatan Bumi ini. Sebagai penghasil oksigen yang merupakan gas penting bagi manusia di siang hari, pohon juga mempunyai fungsi lainnya yang pastinya penting bagi manusia. Fungsi pohon yang lainnya adalah menyimpan cadangan air, mencegah terjadi banjir, mencegah erosi tanah, dan lain sebagainya. Karena pepohonan ini merupakan makhluk hidup yang mengandung banyak manfaat, maka keberadaannya sangat perlu di pepohonan ini juga perlu ada dimana saja agar setiap sudut lingkungan mendapatkan kesegaran dan juga manfaat dari pohon tersebut. Karena manfaat pohon ini sangat dibutuhkan oleh semua aspek lingkungan, maka hutan sebagai lahan yang ditumbuhi banyak pohon. Hutan mempunyai banyak sekali manfaat yang sangat penting bagi lingkungan bahkan Bumi. Manfaat hutan yang merupakan paru- paru dunia ini antara lain keseimbangan iklim, menetralkan gas- gas beracun di udara, menyimpan cadangan air, mencegah erosi tanah, mencegah terjadinya banjir baca jenis-jenis banjir, dan masih banyak jenis hutanBerbicara mengenai hutan, ada banyak sekali jenis hutan yang ada di dunia ini, baik yang terbentuk oleh alam maupun dengan campur tangan manusia. Beberapa jenis hutan antara lain adalah hutan hujan tropis, hutan sabana, hutan tundra, hutan taiga, hutan stepa, hutan rawa gambut, hutan bakau dan lain sebagainya. Selain itu juga ada lagi jenis- jenis hutan yang dilihat dari fungsinya, seperti hutan konservasi, hutan lindung, hutan cagar alam, dan lain sebagainya. Jenis hutan berdasarkan fungsinya tersebut, sedikit atau banyak memerlukan camput tangan masnusia dalam pembentukannya. Selain hutan yang terbentuk secara alami, ada pula hutan yang dibentuk sengaja oleh manusia. Hutan yang seperti ini dinamakan dengan hutan buatan. Artikel ini akan membahas mengenai hutan buatan secara lebih Hutan BuatanHutan buatan merupakan sebuah hutan yang mana keberadaannya bukan disebabkan karena proses alam, namun karena sengaja dibuat dan dibudayakan oleh manusia. Karena merupakan buatan oleh manusia maka hutan ini memiliki sifat yang sedikit berbeda dengan jenis hutan lainnya yang terbentuk karena alam. Hutan buatan merupakan hutan yang dibuat karena campur tangan manusia. maka dari itulah hutan jenis ini mempunyai karakteristik yang khusus bila dibandingkan dengan hutan yang lainnya, sehingga lebih mudah dikenali. Beberapa karakteristik dari hutan buatan antara lain adalah sebagai berikutMemiliki karakteristik homogen, baik dilihat dari segi jenis tanamannnya, umur tanamannya, maupun metode dapat dikontrol oleh manusiaBisa berada di tengah- tengah pemukiman atau tegah kotaTerlihat lebih rapi daripada hutan alamiBiasanya pepohonannya dimanfaatkan untuk kepentingan industriBiasnya jenis fauna atau binatang yang hidup di hutan buatan tidak banyak dan bervariasi seperti hutan alamiItulah beberapa karakteristik yang dimiliki oleh hutan buatan ini yang mungkin saja sulit untuk kita temui di hutan lain yang terbentuk karena jenis Hutan BuatanHutan buatan tidak hanya terdiri dari satu jenis saja. Terdapat beberapa jenis hutan buatan yang dapat kita temui antara lainHutan karetHutan pinusHutan sengonHutan TusamHutan JatiHutan Mlanding, Hutan BuatanHutan buatan sengaja dibuat untuk mendatangkan suatu manfaat tertentu, oleh karena itu hutan buatan ini tentu saja mempunyai banyak sekali manfaat. Secara umum hutan buatan ini akan mendatangkan manfaat untuk lingkungan sekitar dan bagi sesama makhluk hidup lainnya. Beberapa manfaat dari hutan buatanSebagai penyeimbang alamSalah satu tujuan hutan buatan dihadirkan adalah untuk sebagai penyeimbang alam, terutama apabila hutan buatan ini dihadirkan di tengah- tengah kota. Kawasan perkotaan yang sarat akan polusi ini menjadi tidak sehat bagi pernafasan manusia dan akan menimbulkan berbagai dampak buruk bagi lingkungan. Oleh karena itulah polusi yang ada di perkotaan ini perlu dinetralisir dengan oksigen yang diproduksi oleh pepohonan dari hutan buatan tersebut. Selain itu banyaknya hutan- hutan yang ditebangi secara liar oleh orang- orang yang tidak bertanggung jawab memicu hutan buatan ini dibangun oleh manusia. Pembangunan hutan ini sengaja dilakukan sebagai penyeimbang suatu wujud penghijauanPenghijauan sangat perlu dilakukan sebagai wujud pembersihan terhadap kotoran- kotoran yang ada di alam. Salah satu wujud kotoran yang ada di alam ini adalah gas- gas dan zat- zat yang tidak terpakai yang dihasilkan dari berbagai macam proses aktivitas manusia. Penghijauan akan membantu menetralisir zat- zat yang tidak berguna yang bisa membahayakan kehidupan manusia dan makhluk hidup kebutuhan industri manusiaHutan buatan mempunyai fungsi lainnya, yakni untuk memenuhi kebutuhan industri suatu perusahaan. Salah satu tujuan dibangunnya hutan buatan ini memang sengaja menyediakan bahan baku industri tertentu. seperti misalnya pabrik kertas yang sengaja membuat hutan pinus agar mudah memouroleh bahan baku yang berupa kayu pinus. Atau hutan jati yang dimiliki oleh suatu perusahaan furniture agar mudah mendapatkan bahan baku berupa kayu objek wisataSalah satu fungsi dari hutan buatan adalah sebagai objek wisata atau rekreasi. Karena hutan wisata ini sengaja dikembangkan oleh manusia, maka biasanya kenampakan hutan tersebut lebih rapi daripada jenis hutan yang alami. Contoh kerapiannya terletak pada usia pohon yang relatif sama sehingga membuat pepohonan ini mempunyai tinggi yang sama pula. Karena tampak lebih rapi inilah memunculkan daya tarik hutan buatan ini sebagai salah satu objek untuk beberapa manfaat yang dihasilkan dari adanya hutan buatan ini. Selain mempunyai manfaat, hutan buatan ini mempunyai dampak Negatif Hutan BuatanSebagai hutan yang sengaja dibuat oleh manusia, tidak selamanya hutan buatan ini mempunyai dampak positif atau manfaat. Adakalanya hutan buatan ini menimbulkan dampak negatif. Beberapa dampak negatif yang dihasilkan oleh hutan buatan antara lainMengurangi lahanHutan buatan yang di tengah kota akan menimbulkan pengurangan pada lahan perkotaan yang seharusnya bisa digunakan untuk berbagai kepentingan, seperti kepentingan industri maupun pemukiman warga. Seperti yang kita ketahui bersama bahwasannya lahan di daerah perkotaan sangatlah berharga, maka penggunaan lahan untuk pembangunan hutan buatan apalagi yang berada di tengah kota ini akan mengurangi fungsi lahan untuk yang satu pihakHutan buatan yang sengaja dibuat oleh salah satu pihak hanya akan memperkaya satu pihak saja dan bukan untuk kesejahteraan bersama. Ketika yang diuntungkan hanya salah satu pihak saja, maka hal ini akan menimbulkan konotasi yang bersifat negatif. Berbeda apabila hutan digunakan untuk kepentingan umum, seperti hutan kota dan digunakan untuk penelitian maka kurang maksimalSalah satu kelemahan yang dimiliki oleh hutan buatan ini apabila digunakan sebagai objek penelitian maka kurang maksimal. Hal ini karena tanaman yang dimiliki oleh hutan buatan ini cenderung homogen, maka jika digunakan untuk penelitian hasilnya kurang maksimal. Pasalnya, penelitian akan lebih bagus apabila melibatkan beberapa macam atau jenis keanekaragaman hayati yang tidak dimiliki oleh hutan beberapa macam dampak negatif adanya hutan buatan, baik yang lokasinya di tengah hutan maupun tidak. Selain dampak negatif, hal di atas juga mencakup kelemahan yang dimiliki oleh hutan buatn apabila dibandingkan dengan hutan juga manfaat sungai, manfaat terumbu karang, manfaat pantai, manfaat hutan bakau

hutan buatan banyak terdapat didaerah