Wanitacantik itu mengalami kekecewaan berat karena usahanya untuk menggulingkan tahta kerajaan menemui kegagalan. Perkumpulan Bidadari Lentera Merah yang dipimpinnya pun hancur. Karena rasa kecewa dan dendam Sekar Mayang melepas pakaian merahnya. Menurutnya, itu hanya akan mengingatkan pada peristiwa pahit tersebut.
CeritaSilat. Toh Kuning - Benteng Terakhir Kertajaya. Bab 1 Jalur Banengan; Bab 2 Sampai Jumpa, Ken Arok! Bab 3 Bergabung; Bab 4 Perwira; Bab 5 Siasat Ken Arok; Bab 6 Pengepungan; Bab 7 Gerbang Pasukan Khusus; Bab 8 Tanah Larangan; Bab 9 Penyelamatan; Tag : baca cerita silat gratis
01 Pembalasan Berdarah 02. Empat Setan Goa Mayat 03. Pencuri Kitab-kitab Pusaka 04. Asmara Sang Pengemis 05. Dedemit Selaksa Nyawa 06. Upacara Maut 07. Daradara Pengusung Mayat 08. Ratu Sihir Puri Ular 09. Kematian Eyang Legar 10. Sengketa Pewaris Tunggal 11. Penguasa Danau Keramat 12. Rajahan Naga Hitam 13. Rahasia Tombak Sangga Buana 14.
Chimilly baca cersil indonesia online: Kumpulan download komik silat jadul bergambar indonesia seperti karya ganes th djair yanes hans teguh santoso dll cerita silat indonesia karya2 kho ping hoo sh mintardja maupun bastian tito cerita silat mandarin maupun. Lupus taun 90an siapa yang ga kenal lupus, novel ini laris banget sampe di bikin filmnya.
BacaCerita Silat Gratis Kho Ping Hoo. Asmaraman sukowati kho ping hoo (juga dieja kho ping ho) adalah penulis cersil (cerita silat) yang sangat populer di indonesia. Beliau meninggal pada tanggal 22 juli 1994 karena serangan jantung. Sinopsis Pedang Kayu Harum - Cerita Silat Kho Ping Hoo | Facebook from download
Sangwanita berteriak emosi :"Kamu binatang, mesum dan muka badak." Dia tidak bisa lepas dari pengekangannya, jadi dia memohon, "aku hanya pengganti sementara, lepaskan aku." Pria itu memeluk perutnya dan berkata,"Turuti saja aku". Stop!
hUz1gPf. Kumpulan cerita silat / cersil jaman dulu untuk di baca online gratis di indonesia-cerita silat jadul indonesia -cerita silat indonesia -cerita silat indonesia online -cerita silat jawa online -cerita silat jaman dulu -cersil indonesia online gratis -pengarang cerita silat indonesia -cersil indonesia tamat -cerita silat mandarin online -cerita silat jawa -baca cerita silat gratis -baca online cerita silat mandarin -cerita silat pendekar matahari -pengarang cerita silat indonesia Bondan Pramana - - SERIAL RAJA PETIR Karya Bondan Pramana 01. Pembalasan Berdarah 02. Empat Setan Goa Mayat 03. Pencuri Kitab-kitab Pusaka 04. Asmara Sang Pengemis 05. Dedemit Selaksa Nyawa 06. Upacara Maut 07. Daradara Pengusung Mayat 08. Ratu Sihir Puri Ular 09. Kematian Eyang Legar 10. Sengketa Pewaris Tunggal 11. Penguasa Danau Keramat 12. Rajahan Naga Hitam 13. Rahasia Tombak Sangga Buana 14. Ajian Duribang 15. Api di Suraloka 16. Pergolakan Goa Teratai 17. Setan Bukit Cemara 18. Misteri Arca Singa 19. Persembahan Raja Setyagara 20. Sembilan Bocah Sakti 21. Perburuan Busur Maut 22. Cinta Tokoh Sesat 23. Sepasang Samurai Maut Tamat Gambaran Cerita Mendengar pembicaraan empat lelaki yang nampak tidak main-main, Raja Petir seketika bangkit dari duduknya. Pemuda itu berjalan perlahan menghampiri mereka. "Maaf, Ki sanak. Bolehkah aku turut berbincang-bincang dengan kalian?" pinta Jaka sopan. Keempat lelaki yang tengah berbicara itu seketika berhenti berbicara, dan menumpahkan pandangannya ke wajah Jaka. "Aku ingin bertanya sesuatu pada Ki sanak sekalian. Bolehkah?" "Boleh. Tentu saja boleh," jawab Karji. 'Terima kasih," Jaka mengambil kursi dan diletakkan di antara keempat lelaki itu. Sementara, keempat orang itu terus saja merayapi wajah Jaka, yang mungkin saja pernah mereka kenal. "Kalian semua tahu dari mana kalau Perguruan Tameng Kencana dan Perguruan Kamboja Merah kehilangan kitab-kitab pusaka mereka?" tanya Jaka, lembut "Semua orang yang merasa bertetangga dengan Desa Kilangduga dan desa tempat Perguruan Kamboja Merah berada, sepertinya sudah pasti tahu mengenai hilangnya kitab-kitab pusaka itu," kali ini yang menyahuti adalah Buang. "Betul! Mereka tahu dari penduduk Desa Kilangduga," timpal lelaki bertubuh tinggi. "Seperti juga kami." Jaka Sembada mengangguk-anggukkan kepala. “Terima kasih atas keterangan kalian, Ki sanak," ucap Jaka seraya kembali ke tempat semula. *** Mendengar keterangan empat lelaki yang menurutnya tidak berbohong, Jaka sempat berpikir keras akan kejadian yang terjadi. Bagaimana mungkin kalau kitab pusaka yang seharusnya tersimpan secara rahasia bisa hilang dari tempatnya? Apalagi kejadian itu tanpa sedikit pun diketahui pemiliknya. Padahal Jaka tahu betul, siapa itu Eyang Dirgan Saluyu. Dia adalah orang tua digdaya yang pada zaman ini sukar dicari tandingannya. Atau.... Adakah orang lain yang memiliki kedigdayaan yang melebihi Eyang Dirgan Saluyu, sehingga orang itu mampu mengecoh Ketua Perguruan Kamboja Merah yang terkenal kearifannya? Atau mungkin, ada juga orang dalam perguruan yang berkhianat dan bekerjasama dengan orang luar? Raja Petir terus memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang berkaitan dengan lenyapnya Kitab Pusaka Mustika Bunga Kamboja milik Perguruan Kamboja Merah. "Aku harus bertemu langsung pada Eyang Dirgan Saluyu," putus Jaka, tiba-tiba. Setelah meninggalkan beberapa keping uang, Raja Petir berkelebat cepat Gerakannya begitu cepat, sehingga membuatnya teriihat seperti seleretan sinar kuning. Salah seorang dari empat lelaki yang ditanyai Jaka terkesima menyaksikan bayangan yang berkelebat cepat. Dan ketika lelaki berambut kemerahan menolehkan kepala ke meja tempat Jaka berada.... "Anak muda yang barusan bertanya itu manusia atau memedi, ya?" "Dia manusia seperti kita juga. Tapi, dia memiliki ilmu yang amat tinggi," kata Karji. "Sok tahu kamu, Ji!" *** Langit sudah menampakkan warna jingga di ufuk Barat ketika Jaka dalam perjalanan menuju Perguruan Kamboja Merah. Dengan mengerahkan ilmu larinya yang sudah mencapai tingkat tinggi, maka sudah dapat dipastikan kalau sebentar lagi akan tiba di perguruan yang dipimpin Eyang Dirgan Saluyu. Tiba di pintu gerbang Perguruan Kamboja Merah, langit sudah berwarna pekat. Bintang-bintang yang bersinar redup, tak mampu menerangi Desa Kilangduga yang dipenuhi pepohonan. Kegelapan sang malam menyelimuti sekitamya. Ketika Jaka menghampiri penjaga yang berdiri di mulut pintu pagar besi, tiba-tiba.... "Berhenti!" tiba-tiba terdengar bentakan keras dari seseorang. "Anak muda, apa urusanmu malammalam berkunjung ke sini?!" "Aku ada urusan dengan Eyang Dirgan Saluyu," cukup lantang suara Jaka. "Urusan apa?!" tanya penjaga yang bersenjatakan golok besar dengan bagian ujungnya sedikit melengkung dan tajam. "Maaf. Aku tak bisa menyebutkannya," jawab Jaka tenang. "Kalau kau tak mau menyebutkan, aku tak akan memberimu ijin untuk bertemu guru kami," penjaga yang bertubuh tinggi tegap itu tetap bersikeras. "Baiklah!" Jaka mengalah. "Sebelum aku memberitahukan keperluanku datang kemari, sudikah Ki sanak memberitahukan pada Eyang Dirgan Saluyu kalau Raja Petir ingin bertemu." "Raja Petir?" lelaki bertubuh tinggi tegap itu bergumam dalam hati. Antara percaya dan tidak, kepala penjaga itu terus memandangi Jaka dari ujung kaki sampai kepala. Sesungguhnya, kepala regu penjaga itu berat menerima pengakuan anak muda berpakaian kuning keemasan di hadapannya. Dia sudah tahu, bagaimana hebatnya Raja Petir. Bahkan Eyang Dirgan Saluyu pernah memberi tahu kalau Raja Petir adalah seorang tokoh golongan putih yang sukar dicari tandingannya. Dan menurut dugaan kepala regu penjaga itu, Raja Petir adalah seorang lelaki yang sudah cukup punya umur. Tetapi, anak muda yang berada di depannya kini? Paling-paling usianya baru dua puluh tahun! "Apakah ucapanmu dapat dipercaya, Anak Muda?" tanya penjaga yang kelihatannya adalah pemimpin regu itu. Jaka tersenyum. "Pantang bagiku berbohong, Ki sanak." Mata kepala regu penjaga itu kembali merayapi tubuh Jaka. Sesaat kemudian tatapannya beralih kepada temannya sambil menganggukkan kepalanya. Melihat kepala regu penjaga itu mengangguk, seorang rekannya seketika masuk ke dalam. Dia nampak tergopoh-gopoh menuju ruangan guru besarnya yang menjadi satu dengan bangunan perguruan. "Seseorang ingin bertemu Eyang di luar," lelaki bertubuh sedang itu menjura hormat, ketika telah sampai di hadapan gurunya. "Siapa dia?" berat suara Ketua Perguruan Kamboja Merah. "Anak muda itu mengaku sebagai Raja Petir." Tersentak hati Eyang Dirgan Saluyu mendengar pemberitahuan muridnya. "Kau masih ingat ciri-cirinya?" "Dia memakai pakaian serba kuning keemasan, dengan sabuk juga warna kuning," jawab murid Perguruan Kamboja Merah itu. "Kau melihat ada sesuatu di pergelangan tangan kirinya?" Penjaga malam yang melapor itu menganggukkan kepala. "Aku melihat, Eyang. Seperti dua buah batang bambu kuning berukuran kecil." Eyang Djrgan Saluyu tidak menanggapi pem¬beritahuan muridnya. "Dia pasti diutus Terala untuk membantuku," kata batin Eyang Dirgan Saluyu. Belum lagi penjaga itu mendapatkan kepastian, Eyang Dirgan Saluyu telah berlalu meninggalkan ruangannya. Gerakannya begitu cepat, hingga penjaga itu tak mampu mengikuti. Begitu tiba di halaman Perguruan Kamboja Merah, Eyang Dirgan Saluyu kembali terkejut melihat Raja Petir masih berada di luar pagar pintu gerbang. "Kenapa tidak kalian buka pintu itu?!" bentak Eyang Dirgan Saluyu keras. Seorang lelaki yang bertubuh tinggi tegap dengan tergopoh-gopoh membuka pintu, dan Raja Petir segera masuk setelah sebelumnya menundukkan kepala memberi hormat. "Eyang senang sekali kau bertandang ke sini, Raja Petir," ucap Eyang Dirgan Saluyu sambil melangkah menuju ruang dalam. '"Panggil aku Jaka, Eyang," pinta Jaka malu- malu. "Kenapa?" tanya Eyang Dirgan Saluyu. "Aku lebih senang namaku disebut, ketimbang julukan itu," tegas Jaka. "Kesannya lebih akrab, Eyang." Eyang Dirgan Saluyu tersenyum mendengar kerendahan anak muda yang memiliki ilmu kesaktian begitu tinggi. "Silakan duduk, Jaka," Eyang Dirgan Saluyu menyodorkan kursi berukir berwarna coklat mengkilat. 'Terima kasih." "Apakah kedatanganmu atas perintah Adi Terala, Jaka?" tanya Eyang Dirgan Saluyu sambil meletakkan segelas air putih. Jaka menggeleng. "Atau hanya kebetulan saja?" tanya Eyang Dirgan Saluyu lagi. “Tidak" "Lalu?" "Aku ingin mendapatkan kepastian akan kebenaran ucapan-ucapan mereka." “Tentang apa?" selak Eyang Dirgan Saluyu. “TentanghilangnyaKitabPusakaMustika Bunga Kamboja." "Mereka semua memang berkata benar, Jaka. Kitab pusaka itu hilang dari tempatnya tanpa kuketahui kapan dan siapa pencurinya," jelas Eyang Dirgan Saluyu. Suaranya begitu sarat dengan penyesalan. "Apakah ada orang-orang yang dicurigai?" Eyang Dirgan Saluyu menggelengkan kepala. "Pencuriituterlalucakapmenjalankan tugasnya, kesaktian yang begitu tinggi." Jaka menatap bola mata Eyang Dirgan Saluyu yang menyimpan bara kemarahan. "Apa tidak mungkin justru orang-orang dalam perguruan sendiri yang telah memindahkan kitab pusaka itu, Eyang?" pelan ucapan Jaka. Eyang Dirgan Saluyu tak membantah dugaan pendekar muda yang digdaya itu. Sesungguhnya, dia uga memiliki dugaan seperti itu. Tapi, pada siapa dugaan itu harus ditujukan?
- Harya Suraminata alias Hasmi dikenal sebagai pencipta tokoh adisatria Gundala. Ia lantas dianggap sebagai maestro komik adisatria Indonesia dengan sederat karakter lain yang tak kalah menarik, seperti Maza, Jin Kartubi, Merpati, dan adisatria cilik Kalong. Karakter penjahat ciptaannya seperti Ghazul, Pengkor, dan Ki Wilawuk, juga tak kalah Hasmi sebetulnya tak serta-merta terkenal gara-gara komik adisatria. Ia justru mengawali langkahnya di industri komik Indonesia dengan komik silat. Hasmi mengambil inspirasi dari cerita silat berlatar Jawa era kerajaan yang dikarang oleh penulis Mintardja. Pada 1968, komik pertama Hasmi yang berjudul Merayapi Telapak Hitam diterbitkan oleh penerbit Cahaya Kumala. Dengan karakter utama yang bernama Kebo Baning, komik ini terbit dalam tiga seri. Tak sampai berganti tahun, seri petualangan Kebo Baning terbit lagi di bawah judul Kerusuhan di Bukit Kayangan. Tahun berikutnya, sebelum membuat Gundala, Hasmi menerbitkan komik Komplotan dengan tokoh baru bernama Gajah Abur-abur. Tokoh ini kelak muncul menemani Gundala menumpas kejahatan dalam komik Operasi Gua Siluman. “Sejarah baru dalam kehidupan Hasmi sudah berhasil diukir. Karya komik silatnya sudah bersanding dengan para komikus lain yang lebih dulu berkarya,” tulis Henry Ismono dalam Hasmi Pencipta Legenda Gundala 2019, hlm. 71-72.Saat Hasmi memulai karier, jagat komik Indonesia dikuasai dua genre silat dan roman remaja. Di genre roman remaja ada dua nama terkenal yakni Zaldy Armendaris dan Sim. Sementara di genre silat ada nama besar Ganes Thiar Santosa yang lebih dikenal dengan panggilan Ganes Th. Saat itu, genre komik silat baru naik daun berkat Si Buta dari Gua Hantu karya Ganes. Tak heran jika komikus muda seperti Hasmi membuat komik silat juga untuk memasuki industri komik. Ganes adalah tonggak penting dalam genre ini, meski ia bukanlah pembuka jalannya. Sebermula adalah Sie Jin Kui Seturut penelusuran Arswendo Atmowiloto, pendekar-pendekar silat mulai muncul di komik pada awal 1950-an. Tengaranya adalah tampilnya panglima legendaris Cina Kuno bernama Sie Jin Kui hasil kolaborasi Siauw Tik Kwie dan Oei Kim Tiang. Serial pertamanya yang berjudul Sie Jin Kui Ceng Tang dimuat di mingguan Star Weekly edisi No. 353, 4 Oktober 1952. “Sie Jin Kui saat itu menggantikan komik serial Tarzan [...] Kisah Sie Jin Kui adalah kisah klasik. Jauh sebelum dikomikkan sudah difilmkan, bahkan sudah disiarkan sebagai sandiwara, atau sandiwara radio, bahkan sudah terbit dalam bahasa Jawa sekitar tahun 30-an,” tulis Arswendo dalam “Sumbangan Sie Jin Kui” yang terbit di Kompas edisi 3 Desember 1981. Serial yang menceritakan perjalanan hidup panglima dari masa Dinasti Tang abad ke-7 ini mampu bertahan hingga tujuh tahun. Arswendo menghitung, dari seri pertama hingga seri kedua yang berjudul Sie Jin Kui Ceng See, secara akumulatif ketebalan komik ini bisa mencapai 700-an halaman. Tak sekadar jadi pionir, mutu gambar Siauw Tik Kwie juga tak bisa dibilang alakadarnya. Arswendo memujinya sebagai komik yang digambar secara sugestif impresif dengan goresan tegas yang konsisten dari waktu ke waktu. Didukung dengan plot yang epik, komik Sie Jin Kui berhasil menggeser dominasi serial komik impor macam Tarzan dan Flash Gordon. “Itu sebagai salah satu bukti bahwa pengaruh Barat bukannya tanpa kelemahan, dan dunia Asia dalam hal ini Cina, dan Indonesia mampu menjadi sumber ilham bagi komikus,” tulis Marcel Bonneff dalam Komik Indonesia 2001, hlm. 24. Pengaruh dari cerita silat ala Cina ini adalah penekanan pada dikotomi nilai moral yang hitam putih. Pertarungan yang terjadi adalah antara si baik dan si jahat, pendekar golongan putih dan golongan hitam. Dan pada akhirnya pihak baik selalu bisa mengatasi halangan dan mengalahkan si jahat. Gaya seperti ini mulai mengalami pergeseran sejak Ganes Th menerbitkan seri pertama Si Buta dari Gua Hantu pada 1967. Latar negeri Cina berganti dengan lanskap perdesaan dan hutan di pedalaman Banten. Jurus-jurus Barda Mandrawata—nama asli Si Buta—juga bukan kungfu, melainkan silat Betawi. Plotnya tak lagi digerakkan oleh cita-cita menegakkan kebenaran, melainkan balas dendam. Gaya baru yang dibawa Ganes mendulang sukses besar. Komiknya laku hingga ratusan ribu eksemplar dan melahirkan epigon yang kelewat banyak. Arswendo memastikan, bom komik silat meledak dari sini dan melahirkan beragam variasi. Tak hanya itu, orientasi para komikus silat pun berubah. Gaya dan pengaruh Cina, meski tak sepenuhnya ditanggalkan, mulai tergantikan oleh latar Nusantara dan sejarahnya sebagaimana dilakukan oleh Ganes. “Si Buta merupakan tonggak emas dari karya Ganes TH. Malah seakan namanya menjadi manunggal dengan jenis ini saja,” tulis Arswendo dalam “Si Buta dan Bumbu Gaib” yang terbit di Kompas edisi 4 Desember 1981. Pola yang Sama Pada tahun-tahun berikutnya, kuantitas judul komik silat selalu lebih unggul dari komik roman remaja. Kedua genre itu kemudian mulai berbagi pasar. Kondisi tersebut salah satunya dipicu oleh munculnya para komikus lain yang berlomba membuat komik silat yang mirip dengan karya tersebut terpantau oleh Bonneff. Menurutnya, cara bertutur komik silat hampir mirip dengan serial cerita silat yang berkembang hampir bersamaan. Cerita silat ala penulis Asmaraman Kho Ping Ho, Mintardja, atau Wid Widayat biasa jadi acuannya. Hasmi, misalnya, mengaku bahwa inspirasi komiknya yang pertama adalah cerita silat Naga Sasra Sabuk Inten karya komik silat sebagian besar adalah juga nama tokohnya dan pada dialah cerita berpusat. Plot bergerak dari si pendekar yang membentuk dirinya dan kemudian terjun menunaikan “tugas kemasyarakatannya”. Ia bertualang dari satu tempat ke tempat lain untuk mencari jati diri, memburu gembong penjahat, membalas dendam, hingga mencari pusaka sakti. Dalam petualangan itulah menyisip kisah asmara, dendam, jurus, dan senjata sakti, serta tentu saja pertarungan antara hidup dan mati. Setiap petualangan itu dikisahkan dalam beberapa fragmen secara bersambung. Lazimnya satu fragmen serial disajikan dalam komik setebal 64 halaman. “Dengan demikian, komikus dapat memasok kisah secara berurutan kepada penerbit. Jumlah fragmen bervariasi, namun agar tidak menimbulkan kebosanan di pihak pembaca, satu kisah hanya terdiri dari empat sampai lima fragmen,” tulis Bonneff hlm. 136. Infografik Komik Silat Indonesia. Para Maestro Ganes dengan serial Si Buta dari Gua Hantu memulai gelombang “demam silat” dalam perkomikan Indonesia. Itu memicu komikus lain untuk mencoba peruntungan yang sama. Komikus yang sudah beken di genre roman remaja seperti Jan Mintaraga pun sempat menjajal membuat komik silat. Pada 1968, Jan Mintaraga menerbitkan tiga judul komik silat, yaitu Darah di Senja Hari, Runtuhnya Maut Putih, dan Bentrok di Bukit Ungaran. Hasmi juga tak berhenti menggambar komik silat meskipun Gundala Putera Petir karyanya laris manis di pasaran. Sepanjang 1970-1971, bersamaan dengan judul-judul baru Gundala, Hasmi menerbitkan serial Jaka Gemblung dari Bukit Tidar. Dekade 1970-an melahirkan banyak komikus silat yang kondang. Ganes Th tentu saja yang paling menjulang. Lain itu ada Abuj Ravana, Sindhu Henky & Co, Har, Rim, San Wilantara, Pros, Man, Djair Warni, hingga Hans Jaladara. Di antara mereka, tiga nama terakhir cukup mampu menempel ketat popularitas Ganes Th. Komikus Man alias Mansyur Daman hadir dengan kisah silat berbumbu gaib. Komik pertamanya yang berjudul Istana Hantu terbit pada 1965. Ia lalu makin dikenal kala menerbitkan komik Si Tompel—yang memadukan silat Betawi dan unsur horor—pada 1965. Karya Man yang paling terkenal adalah serial petualangan pendekar setengah siluman bernama Mandala. Serial pertama Mandala yang berjudul Golok Setan terbit pada 1976. Kisah Mandala itu lalu difilmkan empat tahun kemudian dengan dibintangi aktor laga Barry salah satu tolok ukur kesuksesan komik silat adalah ketika ia berhasil diangkat ke layar perak. Ganes dan Man membuktikan hal itu. Paling tidak film itu membuktikan bahwa karakter komiknya disukai masyarakat. Begitu pula yang terjadi pada Hans Jaladara dan Djair Warni. Nama Hans Jaladara melejit berkat serial Panji Tengkorak yang terbit pertama kali pada 1968. Mulanya Hans mempersiapkannya hanya untuk penerbitan satu jilid. Tapi ternyata pembacanya begitu antusias terhadap pendekar yang menyembunyikan ketampanannya di balik topeng tengkorak itu. Jadilah serial ini baru tamat setelah lima jilid. Jalan pedang Panji Tengkorak pernah demikian masyur dan jadi bagian dari budaya pop Indonesia di era akhir 1960-an hingga awal 1970-an. Komik Panji Tengkorak—berikut sekuel-sekuelnya, seperti Si Walet Merah, Si Rase Terbang, hingga Panji Wilantara—memenuhi rak persewaan buku dan jadi buruan remaja-remaja yang keranjingan komik. Tak kalah dari Si Buta, Panji Tengkorak pun difilmkan pada 1971 yang dibintangi oleh aktor Deddy Sutomo. Komiknya pun digubah ulang oleh Hans dan terbit kembali pada 1984 dan 1996. Sementara Djair Warni menempuh jalan yang agak berbeda dari mereka semua. Jaka Sembung, karakter ciptaannya, bukanlah seorang petualang. Pendekar bernama asli Parmin Sutawinata itu adalah seorang muslim saleh. Meskipun pernah dikisahkan dengan latar Maluku dan Papua, Jaka Sembung hidup menetap di desa Kandanghaur. Djair memberi kesegaran pada genre silat dengan menghadapkan Jaka Sembung dengan Kumpeni VOC. Semangat nasionalisme ia selipkan pada kisah tersebut. Unsur lain yang membedakan Jaka Sembung dengan pendekar lainnya adalah kuatnya religiositas Islam dalam alur kisah pendekar jago golok ini. Keislaman itu muncul dalam banyak aspek, mulai dari motivasi perjuangan para karakternya, dialog, hingga segala atribut yang dikenakan. Napas keislaman juga muncul dari ajian pamungkas si pendekar. Djair menamakannya jurus Wahyu Takwa. Ini adalah cara Djair menggambarkan aspek spiritual dari silat Nusantara. Dari 1968 hingga 1977, Djair membuat 21 serial Jaka Sembung. Setelah sempat vakum selama satu dekade, pada 1987 dan 1988 serial baru Jaka Sembung muncul lagi. Satu prekuel yang menjelaskan asal-usul si pendekar terbit pada 1994. Lalu, komik terakhir Jaka Sembung terbit pada bisa disangkal, nama Djair makin kesohor gara-gara Jaka Sembung. Popularitasnya lalu menarik minat produsen film untuk mengangkat kisahnya ke layar perak. Empat kali Jaka Sembung masuk bioskop lewat film Jaka Sembung Sang Penakluk 1981, Si Buta Lawan Jaka Sembung 1983, Bajing Ireng dan Jaka Sembung 1983, serta Jaka Sembung dan Dewi Samudra 1990. - Sosial Budaya Penulis Fadrik Aziz FirdausiEditor Irfan Teguh
Gabung KomunitasYuk gabung komunitas {{forum_name}} dulu supaya bisa kasih cendol, komentar dan hal seru dan madhan78 memberi reputasiDiubah oleh indiecc62 10-09-2021 0436 Kaskus Addict Posts 2,600 Mantuuul Wiewww.. Kebetulan lagi nyari bahan bacaan saat WFH gini, mantap gan, ane bookmark.. 11-08-2020 2254 indiecc62 memberi reputasi Gaasssss 30-08-2020 0936 indiecc62 memberi reputasi wiro sableng top favorite 05-09-2020 0111 indiecc62 memberi reputasi KASKUS Maniac Posts 8,399 kalo rekomendasi saya sih hampir2 mirip deh di sekitaran karya om Jin Yong. ini daftarnya topiknya tentang adaptasi drama cersil, tapi ya ga jauh beda karena novelnya pun ada Cerita Silat Terbaik 12-06-2021 1522 indiecc62 memberi reputasi Lama gak buka kaskus, ternyata threadnya lumayan rame v. Siapa tau ada yang mau nambahin listnya, dengan hormat dipersilahkan gan. 10-09-2021 0426 pengen banget punya begitu gan 19-10-2021 0326 KASKUS Addict Posts 2,014 indo susah maju gan padahal bisa banget kaya gitu 22-10-2021 0039 KASKUS Addict Posts 2,143 btw kapan yah kita bisa belajar kaya gitu 22-10-2021 1808 Enak ini, donlot & baca di hape nih gan.., tanpa harus buka2 web, caranya disini ⇒ Koleksi masde 26-07-2022 1354 Ninggal jejak 16-02-2023 1516
Filter ByUpdating statusAllOngoingCompletedSort ByAllPopularRecommendationRatesUpdated Pengasuh Gratis Itu, Mertuaku Dara adalah seorang istri dan ibu yang juga berkarier. Bekerja menjadi alasan Dara dalam meminta ibu mertuanya mengasuh sang anak yang usianya belum genap 2 tahun. Tidak hanya itu, pekerjaan rumah juga dibebankan pada ibu suaminya tersebut. viewsOngoing Bukan Cerita Dongeng Dijodohkan dengan CEO muda, tampan, dan mapan bak cerita dongeng. Tapi jika ikut mendapatkan masalah dan berhadapan dengan masa lalunya, masih mau? viewsOngoing Cerita Cinta Ayu Putri Cerita Cinta Ayu adalah serangkain cerita dari buku diari milik Ayu tentang cinta pertamanya yang tidak diharapkan, bagaimana dia kehilangan orang yang sangat peduli dengannya, dan bertemu dengan laki - laki angkuh yang menyadarkannya tentang cinta yang selama ini telah dia lewatkan. viewsOngoing KUMPULAN KISAH DALAM KEHIDUPAN Kisah disini menceritakan pengalam-pengalaman hidup seseorang yang bisa dijadikan pelajaran berharga bagi kehidupan orang lain. Sebelum melakukan sesuatu hendaknya berpikir dahulu supaya apa yang dilakukan tidak menjadi bumerang bagi dirinya sendiri. viewsOngoing Kita dan Cerita Pertemuan seorang gadis bernama Rayna dengan teman teman di sekolah barunya menjadikan kisah yang berharga bagi dirinya. Bersekolah bersama sahabatnya serta menemukan teman baru membuatnya semakin menyukai dunia sekolahnya. Ia tidak pernah berpikir akan bertemu dengan seseorang yang kelak akan berpengaruh pada kehidupannya. Bermula saat ia pertama kali bertemu dengan seorang kakak kelas baik hati yang tidak sengaja ia temui diawal awal masuk sekolah. Dan bertemu dengan seorang teman laki laki sekelasnya yang menurutnya sangat menyebalkan. Hingga suatu saat ia tidak tahu lagi harus berbuat apa pada perasaannya yang tiba tiba saja muncul tanpa ia sadari. Ia harus menerima bahwa tidak selamanya 2 orang yang saling menyukai harus terus bersama jika takdir tidak mengizinkan. Hingga ia melupakan satu hal, yaitu ada orang lain yang memperhatikannya namun terabaikan. viewsOngoing Cerita Cinta Kelas Pekerja Cerita ini berkisah tentang seorang perantau asal Sumatera yang terdampar di kota Bogor. Si pemuda yang bernama Heri tinggal di sebuah kost nah,di depan kamarnya si Heri adalah kamar pemilik seorang misterus. Heri tidak sengaja melihat si cewek dikamarnya duduk menunduk sambil memeluk lulut dan memakai stoking hitam, ketika disapa si cewek ini tetap diam dan tidak menjawab. Heri pun menanyakan hal ini kepada penghuni kamar sebelahnya namanya Indra,cowok berambut cepak, Candra mengaku belum pernah melihat ada penghuni di kamar gadis itu. Padahal sebelumnya dia mendengar suara tangisan wanita saat tengah malam. Heri pun mulai menduga yang tidak-tidak. Tapi dugaan Heri tidak salah karena memang benar kamar sebelah dihuni oleh seorang gadis berstoking hitam. Dan tentu dia adalah manusia. Suatu hari Heri dan Candra melihat darah mengalir keluar dari kamar tersebut,sontak keduanya langsung membuka paksa kamar dan melihat si gadis menyayat-nyayat kakinya sendiri. Heri dan Candra pun menyelamatkan si gadis, setelah banyak perlawanan akhirnya si gadis bisa ditenangkan dan di obati. Heri dan Candra orangnya easy going saja tidak menutut dia untuk menceritakan apa yang telah membuatnya depresi, dari sini si gadis itu memulai persahabatnya dengan mereka berdua terlebih kepada Heri yang kamarnya persis berada di depan kamarnya. viewsOngoing MEMBALAS HINAAN BAPAK Cerita Cinta Sang Caddy “Percuma kamu Bapak sekolahkan tinggi-tinggi! Susah-susah pun maksain kamu biar masuk SMA, tapi mana nyatanya sekarang! Sudah mau satu tahun lulus sekolah tapi belum kerja juga! Belum ngasilin duit! Mending adik kamu yang sekolahnya SMP doang, sudah punya pacar anak tukang daging sapi, hidupnya terjamin!” celoteh Bapak. Orang yang Sumi paling takutkan ketika sudah bicara. Sumi menghela napas. Dia masih membelekangi Bapak dan mengiris bawang merah untuk masak. Untuk ke sekian kalinya omelan itu terasa menusuk hati Sumi. Bapak selalu mengungkit keinginannya untuk bersekolah lagi dan menyalahkan karena sampai saat ini belum menghasilkan rupiah. Hinaan, cibiran dan perlakuan Bapak membuat Sumi benar-benar terluka. Namun rupanya Tuhan mendengar setiap alunan doa yang dipanjatkan olehnya. Pertemuannya dengan Hiraka Yamada-seorang pegolf yang merupakan bos dari salah satu perusahaan automotive ternama di tanah air membuka jalannya untuk meraih kejayaan. Namun ada satu hal yang tiba-tiba terasa kosong, Zaki-sahabat dekat Sumi yang dulu selalu ada ketika dia butuhkan tiba-tiba menghilang. Sumi tak tahu jika Zaki menaruh rasa padanya. Zaki pergi dengan masih memendam segenggam cinta di hatinya. Akankah kehidupan mereka berakhir bahagia? viewsCompleted Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini Aku tidak mengerti dengan kisah cinta ku yang begitu rumit. Rara adalah seorang wanita yang tangguh, dia sedang mengalami kesulitan dalam hidupnya. David cowo setia yang selalu siap menemani Rara dalam keadaan seperti apapun. Mereka awalnya bersahabat dan diantara mereka ada yang menumbuhkan perasaan. Dan akhirnya setelah beberapa tahun mereka bersahabat, akhirnya mereka berpacaran. Ada mantan David yang bernama Alice, dia tidak suka dengan hubungan Rara dan David. Dengan berusaha sebisa mungkin dia melakukan beberapa cara untuk memisahkan mereka dengan mencari-cari kesalahan. Dan setelah masalah nya selesai akhirnya David dan Rara berbahagia. viewsOngoing Mimpi Buruk Dunia Persilatan Seorang anak berusia enam tahun, hidup sebatang kara tanpa memiliki kedua orang tua atau keluarga, pertempuran besar membuatnya harus terpisah dengan kedua orang tua, ia juga harus menjalani hidup penuh rintangan di dunia Nirvana, anak tersebut bernama Lan Shi atau Putra pertama Sang pembalik Langit Dunia Persilatan, ayahnya adalah Raja Para dewa, sedangkan ibunya Seorang Dewi keadilan. Identitas Lan Shi tidak diketahui siapapun, di usia enam tahun Lan Shi tinggal bersama kakek An Hui, perjalanannya dimulai sambil mencari keberadaan ayah dan ibunya. Lan Shi memiliki seorang teman ajaib yaitu Peri kecil atau pasir waktu, peri kecil memberitahu kalau banyak orang sedang memburunya, ia memutuskan untuk bersembunyi di dalam kantong kecil milik Lan Shi. Tiga tahun tinggal di hutan, Pria tua menemukan keberadaan Lan Shi, ia mengangkat sebagai cucu asuh dan membawanya pulang kediaman keluarga, keluarga tersebut diberi nama keluarga An, sekarang Lan Shi dipanggil dengan sebutan An Lan yang artinya subur tak pernah layu dalam bahasa dunia persilatan. viewsCompleted Pembalik Langit Dunia Persilatan Immortal Lou, pendekar terkuat di dunia persilatan. Namanya, tidak berani disebut. Tidak ada yang dapat mengalahkan kekuatannya. Kekuatannya itu, membuat empat Kekaisaran mengerahkan pendekar terkuat untuk memusnahkan immortal Lou. Satu orang, mengalahkan ribuan pendekar terkuat tanpa gentar, membuat namanya semakin ditakuti. Namun, immortal Lou memiliki satu kelemahan. Kelemahannya itu adalah orang tuanya, yang mana mereka tidak mungkin dilawan olehnya. Immortal Lou, tertangkap dan hukuman akan dijatuhkan di gerbang dosa. Di saat ia mengira keabadiannya akan musnah, di saat itulah muncul seseorang yang menyelamatkan dirinya. Putri Lien, itulah sosok yang muncul untuk menyelamatkan pendekar terkuat itu. viewsCompleted
Karya Teguh S Penerbit Pertama Cintamedia, Jakarta Pendekar Rajawali Sakti merupakan cerita silat Indonesia karya Teguh S. Di Serial ini mengisahkan perjalanan seorang pendekar bernama Rangga yang bersenjata pedang bergagang kepala burung Rajawali serta mempunyai tunggangan seekor Burung Rajawali Raksasa dengan gelar Pendekar Rajawali Sakti. Rangga atau Pendekar Rajawali Sakti adalah putra seorang Adipati Karang Setra. Pada waktu kecil ia jatuh ke jurang karena dilempar oleh perampok ketika terjadi perampokan terhadap rombongan orang tuanya. Rangga kecil lolos dari maut setelah diselamatkan oleh seekor Burung Rajawali Raksasa yang kemudian merawatnya hingga dewasa dan menjadikannya seorang pendekar digdaya. Bagaimana kisah perjalanan Rangga selanjutnya? Silahkan baca kisah selengkapnya dalam Serial Pendekar Rajawali Sakti dibawah ini 001. Iblis Lembah Tengkorak002. Bidadari Sungai Ular003. Sepasang Walet Merah004. Kitab Tapak Geni005. Naga Merah006. Prahara Gadis Tumbal007. Pertarungan Di Bukit Setan008. Iblis Berwajah Seribu009. Manusia Bertopeng Hitam010. Pengantin Berdarah011. Jago-Jago Bayaran012. Rahasia Puri Merah013. Asmara Maut014. Api Di Karang Setra015. Durjana Pemetik Bunga016. Rahasia Kalung Keramat017. Perawan Rimba Tengkorak018. Darah Pendekar019. Putri Kerudung Hijau020. Penyair Maut021. Sepasang Rajawali022. Sabuk Penawar Racun023. Jago Dari Mongol024. Kemelut Pusaka Leluhur025. Bangkitnya Pandan Wangi026. Hantu Karang Bolong027. Dendam Anak Pengemis028. Macan Gunung Sumbing029. Mutiara Dari Selatan030. Warisan Berdarah031. Kaum Pemuja Setan032. Permainan Di Ujung Maut033. Manusia Beracun034. Jari Malaikat035. Seruling Perak036. Penari Berdarah Dingin037. Sang Penakluk038. Dewa Iblis039. Dendam Rara Anting040. Pemburu Kepala041. Darah Dan Asmara042. Kembang Karang Hawu043. Huru-Hara Di Watu Kambang044. Setan Pedang Perak045. Satria Baja Hitam046. Misteri Paramal Tua047. Buronan Singo Wulung048. Genta Kematian049. Gelang Naga Soka050. Gerhana Kembang Kedaton051. Tumbal Penguasa Samudra052. Mustika Kuburan Tua053. Jaringan Hitam054. Pembalasan Mintarsih055. Siluman Ular Merah056. Pembunuh Misterius057. Penjagal Bukit Tengkorak058. Darah Seratus Bayi059. Dewi Goa Ular060. Badai Di Lembah Tangkar061. Memperebutkan Bunga Wijaya062. Tuntutan Gagak Ireng063. Prahara Darah Biru064. Dendam Naga Merah065. Kuda Api Gordapala066. Rahasia Gordapala067. Perangkap Berdarah068. Geger Putri Istana069. Titisan Ratu Pantai Selatan070. Kumbang Bukit Lontar071. Ladang Pembantaian072. Korban Ratu Pelangi073. Perempuan Siluman074. Siluman Penghisap Darah075. Kabut Hitam di Karang Setra076. Iblis Penggali Kubur077. Misteri Naga Laut078. Perawan Dalam Pasungan079. Penyamaran Raden Sanjaya080. Istana Maut081. Ratu Bukit Brambang082. Selendang Sutera Emas083. Siluman Muka Kodok084. Tujuh Mata Dewa085. Pengkhianatan Danupaksi086. Dendam Membara087. Pusaka Gowa Naga088. Topeng Setan089. Pedang Halilintar090. Rajawali Murka091. Ratu Intan Kumala092. Kucing Siluman093. Bidadari Dasar Neraka094. Pendekar Aneh095. Pangeran Iblis096. Penghuni Lembah Neraka097. Malaikat Pencabut Nyawa098. Asmara Bernoda Darah099. Pelangi Lembah Kambang100. Kemelut Hutan Dandaka101. Rahasia Dara Iblis102. Pembunuh Berdarah Dingin103. Gadis Bertudung Bambu104. Perawan Lembah Maut105. Istana Gerbang Neraka106. Dewa Racun Hitam107. Titisan Anak Setan108. Harga Sebuah Kepala109. Darah Di Bukit Serigala110. Sekutu Iblis111. Teror Si Raja Api112. Dendam Datuk Geni113. Pembalasan Iblis Sesat114. Gerhana Darah Biru115. Pusaka Pantai Selatan116. Datuk Muka Hitam117. Memburu Pengkhianat118. Dukun Dari Tibet119. Kemelut Cinta Berdarah120. Prahara Mahkota Berdarah121. Rahasia Patung Kencana122. Sepasang Pendekar Bertopeng123. Misteri Hantu Berkabung124. Penghuni Telaga Iblis125. Rahasia Candi Tua126. Mawar Berbisa127. Intan Saga Merah128. Rahasia Cincin Mustika129. Pulau Kematian130. Pemburuh Darah131. Serigala Bukit Maut132. Misteri Rimba Keramat133. Pemberontakan di Kertaloka134. Tengkorak Hitam135. Hantu Putih Mata Elang136. Peri Peminum Darah137. Singa Gurun138. Misteri Dewi Maut139. Datuk Pulau Ular140. Mustika Bernoda Darah141. Dendam Gadis Pertapa142. Istana Ratu Sihir143. Iblis Tangan Tujuh144. Telapak Kematian145. Sengketa Tiga Potong Peta146. Bunuh Pendekar Rajawali Sakti147. Tongkat Sihir Dewa Api148. Putri Randu Walang149. Teror Manusia Bangkai150. Orang-Orang Atas Angin151. Pendekar Pedang Bayangan152. Istana Goa Darah153. Pemuas Nafsu Iblis154. Pangeran Dari Kegelapan155. Misteri Mayat Darah156. Ratu Wajah Maya157. Dendam Pendekar-Pendekar Gila158. Pasukan Alis Kuning159. Neraka Kematian160. Keris Iblis161. Siluman Tengkorak Gantung162. Pedang Naga Kemala163. Cakar Maut164. Istana Tulang Emas165. Wanita Iblis166. Bajingan Gunung Merapi167. Pengemis Bintang Emas168. Kitab Naga Jonggrang169. Dewa Mata Maut170. Siluman Bukit Tengger171. Sayembara Maut172. Misteri Tabib Siluman173. Teror Topeng Merah174. Sepasang Taji Iblis175. Manusia Lumpur176. Bidadari Penakluk177. Siluman Pemburu Perawan178. Satria Pondok Ungu179. Patung Dewi Ratih180. Pengkhianatan Di Bukit Kera181. Lima Golok Setan182. Dendam Sepasang Gembel183. Jahanam Bermuka Dua184. Kembang Lembah Darah185. Geger Di Telaga Warna186. Pesanggrahan Telaga Warna187. Penghuni Kuil Emas188. Warisan Terkutuk189. Dendam Berkubang Darah190. Dedemit Pintu Neraka191. Kelelawar Hijau192. Pusaka Lidah Setan193. Dewa Sesat194. Utusan Dari Andalas195. Petaka Gelang Kencana196. Pendeta Murtad197. Dewi Mawar Selatan198. Iblis Pemenggal Kepala199. Ratu Alam Baka200. Bencana Tanah Kutukan201. Pedang Kilat Buana202. Gerombolan Samurai Hitam203. Kitab Pelebur Jiwa204. Titah Sang Ratu205. Asmara Gila Di Lokanata206. Pangeran Impian207. Kekasih Sang Pendekar208. Ancaman Dari Utara209. Memburu Rajawali210. Misteri Wanita Bertopeng211. Harpa Neraka212. Setan Alam Kubur213. Gadis Serigala214. Setan Gembel Terima kasih kepada seluruh pembuat Ebook Pendekar Rajawali Sakti yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu, sehingga cerita silat online pendekar rajawali sakti dapat dinikmati oleh para penggemar cersil dimanapun berada. Adapun sumber file ebook didapat dari berbagai media di internet. Dan kepada para pembaca, saya mohon maaf apabila dalam proses editing ada kesalahan... Daftar Cersil Lainnya Cerita Silat Online Pendekar Rajawali Sakti Published by Sonny Ogawa 5 July 2017 SERIAL PENDEKAR RAJAWALI SAKTI Karya Teguh S Penerbit Pertama Cintamedia, Jakarta Pendekar Rajawali Sakti merupakan cerita silat Indonesia karya Teguh S. Di Serial ini mengisahkan perjalanan seorang pendekar bernama Rangga yang bersenjata pedang bergagang kepala burung Rajawali serta mempunyai tunggangan seekor Burung Rajawali Raksasa dengan gelar Pendekar Rajawali Sakti. Rangga atau Pendekar Rajawali Sakti adalah putra seorang Adipati Karang Setra. Pada waktu kecil ia jatuh ke jurang karena dilempar oleh perampok ketika terjadi perampokan terhadap rombongan orang tuanya. Rangga kecil lolos dari maut setelah diselamatkan oleh seekor Burung Rajawali Raksasa yang kemudian merawatnya hingga dewasa dan menjadikannya seorang pendekar digdaya. Bagaimana kisah perjalanan Rangga selanjutnya? Silahkan baca kisah selengkapnya dalam Serial Pendekar Rajawali Sakti dibawah ini 001. Iblis Lembah Tengkorak002. Bidadari Sungai Ular003. Sepasang Walet Merah004. Kitab Tapak Geni005. Naga Merah006. Prahara Gadis Tumbal007. Pertarungan Di Bukit Setan008. Iblis Berwajah Seribu009. Manusia Bertopeng Hitam010. Pengantin Berdarah011. Jago-Jago Bayaran012. Rahasia Puri Merah013. Asmara Maut014. Api Di Karang Setra015. Durjana Pemetik Bunga016. Rahasia Kalung Keramat017. Perawan Rimba Tengkorak018. Darah Pendekar019. Putri Kerudung Hijau020. Penyair Maut021. Sepasang Rajawali022. Sabuk Penawar Racun023. Jago Dari Mongol024. Kemelut Pusaka Leluhur025. Bangkitnya Pandan Wangi026. Hantu Karang Bolong027. Dendam Anak Pengemis028. Macan Gunung Sumbing029. Mutiara Dari Selatan030. Warisan Berdarah031. Kaum Pemuja Setan032. Permainan Di Ujung Maut033. Manusia Beracun034. Jari Malaikat035. Seruling Perak036. Penari Berdarah Dingin037. Sang Penakluk038. Dewa Iblis039. Dendam Rara Anting040. Pemburu Kepala041. Darah Dan Asmara042. Kembang Karang Hawu043. Huru-Hara Di Watu Kambang044. Setan Pedang Perak045. Satria Baja Hitam046. Misteri Paramal Tua047. Buronan Singo Wulung048. Genta Kematian049. Gelang Naga Soka050. Gerhana Kembang Kedaton051. Tumbal Penguasa Samudra052. Mustika Kuburan Tua053. Jaringan Hitam054. Pembalasan Mintarsih055. Siluman Ular Merah056. Pembunuh Misterius057. Penjagal Bukit Tengkorak058. Darah Seratus Bayi059. Dewi Goa Ular060. Badai Di Lembah Tangkar061. Memperebutkan Bunga Wijaya062. Tuntutan Gagak Ireng063. Prahara Darah Biru064. Dendam Naga Merah065. Kuda Api Gordapala066. Rahasia Gordapala067. Perangkap Berdarah068. Geger Putri Istana069. Titisan Ratu Pantai Selatan070. Kumbang Bukit Lontar071. Ladang Pembantaian072. Korban Ratu Pelangi073. Perempuan Siluman074. Siluman Penghisap Darah075. Kabut Hitam di Karang Setra076. Iblis Penggali Kubur077. Misteri Naga Laut078. Perawan Dalam Pasungan079. Penyamaran Raden Sanjaya080. Istana Maut081. Ratu Bukit Brambang082. Selendang Sutera Emas083. Siluman Muka Kodok084. Tujuh Mata Dewa085. Pengkhianatan Danupaksi086. Dendam Membara087. Pusaka Gowa Naga088. Topeng Setan089. Pedang Halilintar090. Rajawali Murka091. Ratu Intan Kumala092. Kucing Siluman093. Bidadari Dasar Neraka094. Pendekar Aneh095. Pangeran Iblis096. Penghuni Lembah Neraka097. Malaikat Pencabut Nyawa098. Asmara Bernoda Darah099. Pelangi Lembah Kambang100. Kemelut Hutan Dandaka101. Rahasia Dara Iblis102. Pembunuh Berdarah Dingin103. Gadis Bertudung Bambu104. Perawan Lembah Maut105. Istana Gerbang Neraka106. Dewa Racun Hitam107. Titisan Anak Setan108. Harga Sebuah Kepala109. Darah Di Bukit Serigala110. Sekutu Iblis111. Teror Si Raja Api112. Dendam Datuk Geni113. Pembalasan Iblis Sesat114. Gerhana Darah Biru115. Pusaka Pantai Selatan116. Datuk Muka Hitam117. Memburu Pengkhianat118. Dukun Dari Tibet119. Kemelut Cinta Berdarah120. Prahara Mahkota Berdarah121. Rahasia Patung Kencana122. Sepasang Pendekar Bertopeng123. Misteri Hantu Berkabung124. Penghuni Telaga Iblis125. Rahasia Candi Tua126. Mawar Berbisa127. Intan Saga Merah128. Rahasia Cincin Mustika129. Pulau Kematian130. Pemburuh Darah131. Serigala Bukit Maut132. Misteri Rimba Keramat133. Pemberontakan di Kertaloka134. Tengkorak Hitam135. Hantu Putih Mata Elang136. Peri Peminum Darah137. Singa Gurun138. Misteri Dewi Maut139. Datuk Pulau Ular140. Mustika Bernoda Darah141. Dendam Gadis Pertapa142. Istana Ratu Sihir143. Iblis Tangan Tujuh144. Telapak Kematian145. Sengketa Tiga Potong Peta146. Bunuh Pendekar Rajawali Sakti147. Tongkat Sihir Dewa Api148. Putri Randu Walang149. Teror Manusia Bangkai150. Orang-Orang Atas Angin151. Pendekar Pedang Bayangan152. Istana Goa Darah153. Pemuas Nafsu Iblis154. Pangeran Dari Kegelapan155. Misteri Mayat Darah156. Ratu Wajah Maya157. Dendam Pendekar-Pendekar Gila158. Pasukan Alis Kuning159. Neraka Kematian160. Keris Iblis161. Siluman Tengkorak Gantung162. Pedang Naga Kemala163. Cakar Maut164. Istana Tulang Emas165. Wanita Iblis166. Bajingan Gunung Merapi167. Pengemis Bintang Emas168. Kitab Naga Jonggrang169. Dewa Mata Maut170. Siluman Bukit Tengger171. Sayembara Maut172. Misteri Tabib Siluman173. Teror Topeng Merah174. Sepasang Taji Iblis175. Manusia Lumpur176. Bidadari Penakluk177. Siluman Pemburu Perawan178. Satria Pondok Ungu179. Patung Dewi Ratih180. Pengkhianatan Di Bukit Kera181. Lima Golok Setan182. Dendam Sepasang Gembel183. Jahanam Bermuka Dua184. Kembang Lembah Darah185. Geger Di Telaga Warna186. Pesanggrahan Telaga Warna187. Penghuni Kuil Emas188. Warisan Terkutuk189. Dendam Berkubang Darah190. Dedemit Pintu Neraka191. Kelelawar Hijau192. Pusaka Lidah Setan193. Dewa Sesat194. Utusan Dari Andalas195. Petaka Gelang Kencana196. Pendeta Murtad197. Dewi Mawar Selatan198. Iblis Pemenggal Kepala199. Ratu Alam Baka200. Bencana Tanah Kutukan201. Pedang Kilat Buana202. Gerombolan Samurai Hitam203. Kitab Pelebur Jiwa204. Titah Sang Ratu205. Asmara Gila Di Lokanata206. Pangeran Impian207. Kekasih Sang Pendekar208. Ancaman Dari Utara209. Memburu Rajawali210. Misteri Wanita Bertopeng211. Harpa Neraka212. Setan Alam Kubur213. Gadis Serigala214. Setan Gembel Terima kasih kepada seluruh pembuat Ebook Pendekar Rajawali Sakti yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu, sehingga cerita silat online pendekar rajawali sakti dapat dinikmati oleh para penggemar cersil dimanapun berada. Adapun sumber file ebook didapat dari berbagai media di internet. Dan kepada para pembaca, saya mohon maaf apabila dalam proses editing ada kesalahan... Daftar Cersil Lainnya cerita silat Indonesia cersil cersil online Pendekar Rajawali Sakti Teguh S
baca cerita silat indonesia gratis